Jumat, 25 Juli 2014

Kaset tape

Kaset atau Cassete berasal dar bahasa Prancis yang artinya kotak kecil. Kaset mulai populer pada tahun 70-an hingga 90-an. Bentuknya yang kecil dan flexibel membuat format ini secepat kilat menjadi pujaan semua pecinta musik. Kset tape juga tidak harus menggunakan player berharga mahal.
Kaset tape

Kaset tape menawarkan klasiknya piringan hitam, yakni pita yang terdapat dalam kaset dan modernitas tekhnologi yaki bentuknya yang semakin praktis. Sayang memasuki pertengahan 90-an kepopuleran kaset tape muli tegerus dengan hadirnya cd.  Meski begitu masih ada saja band-band yang memutuskan merilis albumnya dalam bentuk kaset. Alasannya karena ingin bernostalgia dengan masa lalu.
Kini kaset sudah jarang sekali kita temui, karena dianggap sudah tidak praktis lagi. Wajar, karena untuk memutar sebuah kaset anda membutuhkan radio tape yang kurang praktis dibawa kemanapun. Walhasil awal tahun 2000, kaset benar-benar hampir mati. Mungkin kita hanya dapat menemukan penjual kaset tape dibeberapa toko saja. Itupun biasanya kondisinya sudah rusak.
Kebanyakan orang mencari kaset hanya untuk sekadar dijadikan marchandise. Anda tertarik membeli kaset? Coba saja cari ditoko-toko kaset cd terdekat. Biasanya beberapa penjual masih menyediakan kaset tape dalam jumlah terbatas. Itupun isinya lagu-lagu lama, anda bisa belajar dari lagu lawas itu. Tapi berhati-hatilah karena pita magnetik kaset tape mudah kusut, tape deck atau pemutar kaset pun sudah mulai jarang beredar. Daripada anda memburu kaset tape tanpa hasil, lebih investasikan dana anda untuk membeli gitar. Lebih bermanfaat untuk anda belajar dengan alat musik dirumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar