Kamis, 04 September 2014

Sejarah musik tradisional Jepang

Mengenal Musik tradisional Jepang | Orang-orang Jepang menyebut musik dengan kata ongaku, yang merupakan gabungan dari kata kanji "on" yang berarti suara dengan "Gaku" yang artinya menyenangkan. Dalam catatan sejarah dunia, Jepang adalah pasar musik terbesar kedua di dunia, setelah Amerika Serikat. Seniman Jepang dikenal sangat produktif dalam memproduksi karya.



Musik tradisional Jepang sudah muncul ribuan tahun lalu, dan sudah mulai digunakan dalam berbagai prosesi doa. Musik Jepang tradisional tidak memiliki beat/ kecepatan nada khusus, dan sifatnya tenang. Musiknya berimprovisasi pada beberapa waktu. Saking tenanganya musik tradisional Jepang pun dinilai menggusarkan hingga jauh ke seluruh jiwa.


Pada pertengahan tahun 1980-an, musik Jepang mulai memancing daya tarik masyarakat Eropa. Banyak musisi Eropa yang rela berlayar jauh, membeli gitar dan mempelajari musik-musik khas Jepang. Sebagian besar musisi Eropa juga mengakui bahwa musik Jepang punya daya magis sangat kental. Yang bisa membuat pendengarnya terbuai.


Namun seiring dengan perkembangan jaman, musik tradisional Jepang kini mulai tergusur oleh musik-musik moderen yang kerap dinamakan Japaness Pop atau J-pop. Musik ini diketahui muncul disepanjang tempat-tempat karaoke pinggir jalan. Akibat dari adanya gempuran budaya Eropa ke Asia. Kaum muda Jepang sendiri lebih tertarik memainkan J-Pop dibanding musik tradisional Jepang.

Tapi bukan berarti musik tradisional Jepang sudah luntur. Karena masih banyak tetua dan yayasan yang mempertahankan keaslian musik tersebut. Jika anda tertarik mempelajari musik tradisional Jepang, anda bisa belajar langsung ke negeri Sakura, dan merasakan musik tenang yang menenangkan jiwa.
Judul: Sejarah musik tradisional Jepang
Rating Blog: 5 dari 5
Ditulis oleh Hallo, I'm Dyan Fahrur Rozie
Anda sedang membaca artikel Sejarah musik tradisional Jepang. Jika ingin mengutip, harap memberikan link aktif dofollow ke URL http://mrahong.blogspot.com/2014/09/sejarah-musik-tradisional-jepang.html. Terima kasih sudah singgah di blog ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar